Fakta Menarik Saat Jokowi Bertemu PM Malaysia di Istana Merdeka

*, Pemerintahan247 Dilihat
banner 820x100

Pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan Perdana Menteri Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin, terjadi di Istana Merdeka, Jumat (5/2/2021). 

Kedua pemimpin tersebut bertemu untuk membahas sejumlah isu penting. Mulai dari pekerja migran Indonesia, diskriminasi sawit, hingga menjalin kerja sama terkait bepergian atau Travel Corridor Arrangement (TCA) di masa pandemi Covid-19.

banner 820x100

Di balik semua isu penting yang dibahas oleh Jokowi dan Muhyiddin, ada sederet fakta menarik yang terungkap saat kedua kepala negara bertemu di Istana Merdeka Jumat pagi.

Baca juga;
Contoh Gallery Photo, Buat Foto Peristiwa Disertai Captions

Saat jamuan makan siang, PM Malaysia dijamu dengan menu masakan khas Indonesia, yakni rendang. Hal ini diungkap oleh Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

“Tentunya harus dinikmati tamu negara. Hal ini bisa mendapatkan sesuatu yang tidak terlupakan dan menu-menu lainnya bernuasa hangat,” kata Heru.

Baca juga;
Bupati Blitar Lantik 5 Kades PAW

Tak hanya itu saja, pertemuan Presiden Jokowi dan PM Malaysia Tan Sri Muhyiddin juga menerapkan protokol kesehatan ketat. Saat makan siang, keduanya melakukan self service

Pasukan berkuda menyambut PM Malaysia berserta rombongan di Istana Merdeka, pukul 10.40 WIB. Ini merupakan kunjungan kenegaraan Tan Sri Muhyiddin ke Indonesia untuk pertama kalinya.

Lagu Maju Tak Gentar dari korps musik Paspampres turut mengiringi rombongan Perdana Menteri (PM) Malaysia saat memasuki Istana. 

Baca juga;
Pembiayaan Astra Financial Dorong Pertumbuhan Otomotif di Jawa Timur

Presiden Joko Widodo menyambut langsung PM Tan Sri Muhyiddin Yassin di pintu Istana Merdeka. Keduanya mengenakan setelan jas dan dasi berwarna kontras.

Turun dari mobil, PM Tan Sri langsung diajak Presiden Joko Widodo ke lapangan Istana Merdeka untuk upacara penyambutan. Lagu kebangsaan kedua negara dilantunkan bergantian. Didahului oleh lagu kebangsaan Malaysia dan diikuti Indonesia Raya.

banner 820x100